Aku tinggal di sebuah apartemen dengan 2 lantai, lantai 1 dan 2 memiliki 3 kamar di setiap lantainya.
Lantai 1
bagian kiri adalah tempat tinggalku. Lantai 1 bagian tengah adalah
tempat tinggal "Deny". Lantai 1 bagian kanan adalah tempat tinggal
"Bryan". Lantai 2 bagian kiri adalah tempat tinggal "Tina". Lantai 2
bagian tengah adalah tempat tinggal "Walter". Dan lantai 2 bagian kanan
adalah tempat tinggal "Lisa".
1. Deny adalah temanku
2. Bryan adalah preman yang sering mengganggu aku dan Deny
3. Tina adalah mantan Deny dan pacar Walter
4. Walter adalah pacar Tina
5. Lisa adalah orang baik yang sering memberikan aku dan Deny cemilan
Aku bangun pagi seperti biasanya untuk membuat makanan. Makanannya
kubuat lebih banyak. Tentu saja aku tidak akan menghabiskannya sendiri.
Setengah dari makananku ini akan kuantar ke kamar Bryan. Kalau aku tidak
mengantarkannya, bisa-bisa aku dipukuli lagi olehnya!
Aku
keluar kamar lalu berjalan ke bagian kanan apartemen. Aku berhenti di
depan kamar Deny, lalu mengetuk pintu kamarnya. Namun tidak ada balasan.
Yah, sudahlah, mungkin dia masih tidur. Tapi tak apa, cukup dengan
makanan dariku untuknya dan dia tidak akan menghajar kami berdua. Lalu
aku lanjut menuju kamar Bryan, kemudian mengetuk pintu rumahnya.
*Tok* *Tok* *Tok*
"SEBENTAR!" Suaranya begitu keras, seperti sedang membentak. Dia
membuka pintu. "SINI MAKANANNYA!" dia berkata begitu sambil masih
berdiri di depan pintu seolah menghalangiku agar tidak masuk. Suaranya
juga terdengar agak keras hari ini, seprti ada yang disembunyikan.
Setelah memberikan makanan itu, aku pergi ke kamar Lisa. Tangga ada di
sebelah kiri apartemen, di samping kamarku. Saat aku menuju kamar Lisa,
aku sempat menguping percakapan Tina dan Walter di kamar Tina.
Tina: "Apa yang telah kau lakukan?!!"
Walter: "Maaf, tapi aku tidak sengaja."
Tina: "Apa yang kau telah lakukan itu adalah perbuatan yang sungguh fatal!"
Walter: "Aku mohon maafkan aku."
Tina: "Mana mungkin aku memaafkanmu, kau telah membunuh!"
Walter: "Tapi kumohon, tolong rahasiakan hal itu."
Itulah percakapan mereka. 'Membunuh?' Apa maksud mereka? Yang kutahu
seharian kemarin mereka tidak ada di rumah. Mereka pergi pagi-pagi
sekali sambil terburu-buru, dan pulang larut malam.
Setelah itu, aku segera pergi ke kamar Lisa. *Tok* *Tok* aku mengetuk pintu kamarnya 2 kali.
"Silahkan masuk, pintunya tidak dikunci." Setelah mendengar
perkataannya, kemudian membuka pintu dan masuk ke kamarnya. Di dalam,
dia sedang memegang pisau berlumuran cairan merah. Dia mengarahkankannya
ke tomat untuk memotongnya.
"Jadi pagi ini kau memasak dengan tomat, Lis?" tanyaku.
"Ya, kau akan makan sup tomat usus spesial," jawabnya ceria.
"Wah, pasti enak," kataku bersemangat, aku harus minta maaf pada Deny
untuk ini. Setelah beberapa saat masakannya telah siap dan aku
memakannya dengan semangat.
**
Pada sore harinya,
ditemukan mayat di kamar lantai 1 bagian tengah, tubuhnya
terpotong-potong dan berserakan di seluruh kamar. Mayat itu adalah Deny,
temanku. Menurut penyelidikan polisi, temanku mati sekitar pukul 00:00
tengah malam sampai 06:00 pagi. Dan semua penyewa kamar memberikan
kesaksian mereka:
Kesaksian Bryan:
"Tadi malam aku
bergadang sampai sampai jam 3 pagi sambil main game. Saat jam setengah
3, aku mendengar suara-suara aneh dari sebelah kamarku, yaitu kamar
Deny. Aku tidak tahu itu suara apa, lagian Deny itu bukan orang
penting."
Aku sebenarnya tahu game yang dia mainkan, game Eroge.
Kesaksian Tina:
"Tadi malam aku tidur lebih cepat karena kelelahan. Dan saat jam 5 pagi
aku dibangunkan oleh Walter untuk membicarakan sesuatu."
Membicarakan tentang membunuh tadi kan?
Kesaksian Walter:
"Aku tidak bisa tidur hingga pagi karena memikirkan sesuatu. Saat jam
03:40 pagi, aku mendengar suara dari kamar Lisa. Yang kutahu, Lisa
sangat suka memasak. Mungkin dia saat itu sedang memasak. Saat jam 05:00
pagi aku segera pergi ke kamar Tina untuk berbicara. Dari jam 5 hingga 7
pagi aku terus berada di kamar Tina."
Walter memang berada dikamar Tina dari jam 5 sampai 7 pagi.
Kesaksian Lisa:
"Aku bergadang sampai pukul 03:30 pagi. Aku terus belajar memasak dari
jam 00:00 malam sampai jam 03:30. Setelah itu aku terbangun pukul 05:45.
Akupun kembali memasak. Saat jam 05:55 temannya Deny datang untuk makan
masakanku. Aku senang sekali!"
Lisa memang orang yang baik hati.
Pertanyaan:
1. Siapa pembunuh Deny?
2. Ungkapkan suatu misteri lain dari cerita ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar