Selasa, 12 Agustus 2014

Misteri Pembunuhan di Apartemen 2 Lantai

Aku tinggal di sebuah apartemen dengan 2 lantai, lantai 1 dan 2 memiliki 3 kamar di setiap lantainya.
Lantai 1 bagian kiri adalah tempat tinggalku. Lantai 1 bagian tengah adalah tempat tinggal "Deny". Lantai 1 bagian kanan adalah tempat tinggal "Bryan". Lantai 2 bagian kiri adalah tempat tinggal "Tina". Lantai 2 bagian tengah adalah tempat tinggal "Walter". Dan lantai 2 bagian kanan adalah tempat tinggal "Lisa".

1. Deny adalah temanku
2. Bryan adalah preman yang sering mengganggu aku dan Deny
3. Tina adalah mantan Deny dan pacar Walter
4. Walter adalah pacar Tina
5. Lisa adalah orang baik yang sering memberikan aku dan Deny cemilan

Aku bangun pagi seperti biasanya untuk membuat makanan. Makanannya kubuat lebih banyak. Tentu saja aku tidak akan menghabiskannya sendiri. Setengah dari makananku ini akan kuantar ke kamar Bryan. Kalau aku tidak mengantarkannya, bisa-bisa aku dipukuli lagi olehnya!

Aku keluar kamar lalu berjalan ke bagian kanan apartemen. Aku berhenti di depan kamar Deny, lalu mengetuk pintu kamarnya. Namun tidak ada balasan.

Yah, sudahlah, mungkin dia masih tidur. Tapi tak apa, cukup dengan makanan dariku untuknya dan dia tidak akan menghajar kami berdua. Lalu aku lanjut menuju kamar Bryan, kemudian mengetuk pintu rumahnya.

*Tok* *Tok* *Tok*

"SEBENTAR!" Suaranya begitu keras, seperti sedang membentak. Dia membuka pintu. "SINI MAKANANNYA!" dia berkata begitu sambil masih berdiri di depan pintu seolah menghalangiku agar tidak masuk. Suaranya juga terdengar agak keras hari ini, seprti ada yang disembunyikan.

Setelah memberikan makanan itu, aku pergi ke kamar Lisa. Tangga ada di sebelah kiri apartemen, di samping kamarku. Saat aku menuju kamar Lisa, aku sempat menguping percakapan Tina dan Walter di kamar Tina.

Tina: "Apa yang telah kau lakukan?!!"
Walter: "Maaf, tapi aku tidak sengaja."
Tina: "Apa yang kau telah lakukan itu adalah perbuatan yang sungguh fatal!"
Walter: "Aku mohon maafkan aku."
Tina: "Mana mungkin aku memaafkanmu, kau telah membunuh!"
Walter: "Tapi kumohon, tolong rahasiakan hal itu."

Itulah percakapan mereka. 'Membunuh?' Apa maksud mereka? Yang kutahu seharian kemarin mereka tidak ada di rumah. Mereka pergi pagi-pagi sekali sambil terburu-buru, dan pulang larut malam.

Setelah itu, aku segera pergi ke kamar Lisa. *Tok* *Tok* aku mengetuk pintu kamarnya 2 kali.

"Silahkan masuk, pintunya tidak dikunci." Setelah mendengar perkataannya, kemudian membuka pintu dan masuk ke kamarnya. Di dalam, dia sedang memegang pisau berlumuran cairan merah. Dia mengarahkankannya ke tomat untuk memotongnya.

"Jadi pagi ini kau memasak dengan tomat, Lis?" tanyaku.

"Ya, kau akan makan sup tomat usus spesial," jawabnya ceria.

"Wah, pasti enak," kataku bersemangat, aku harus minta maaf pada Deny untuk ini. Setelah beberapa saat masakannya telah siap dan aku memakannya dengan semangat.

**

Pada sore harinya, ditemukan mayat di kamar lantai 1 bagian tengah, tubuhnya terpotong-potong dan berserakan di seluruh kamar. Mayat itu adalah Deny, temanku. Menurut penyelidikan polisi, temanku mati sekitar pukul 00:00 tengah malam sampai 06:00 pagi. Dan semua penyewa kamar memberikan kesaksian mereka:

Kesaksian Bryan:
"Tadi malam aku bergadang sampai sampai jam 3 pagi sambil main game. Saat jam setengah 3, aku mendengar suara-suara aneh dari sebelah kamarku, yaitu kamar Deny. Aku tidak tahu itu suara apa, lagian Deny itu bukan orang penting."
Aku sebenarnya tahu game yang dia mainkan, game Eroge.

Kesaksian Tina:
"Tadi malam aku tidur lebih cepat karena kelelahan. Dan saat jam 5 pagi aku dibangunkan oleh Walter untuk membicarakan sesuatu."
Membicarakan tentang membunuh tadi kan?

Kesaksian Walter:
"Aku tidak bisa tidur hingga pagi karena memikirkan sesuatu. Saat jam 03:40 pagi, aku mendengar suara dari kamar Lisa. Yang kutahu, Lisa sangat suka memasak. Mungkin dia saat itu sedang memasak. Saat jam 05:00 pagi aku segera pergi ke kamar Tina untuk berbicara. Dari jam 5 hingga 7 pagi aku terus berada di kamar Tina."
Walter memang berada dikamar Tina dari jam 5 sampai 7 pagi.

Kesaksian Lisa:
"Aku bergadang sampai pukul 03:30 pagi. Aku terus belajar memasak dari jam 00:00 malam sampai jam 03:30. Setelah itu aku terbangun pukul 05:45. Akupun kembali memasak. Saat jam 05:55 temannya Deny datang untuk makan masakanku. Aku senang sekali!"
Lisa memang orang yang baik hati.

Pertanyaan:
1. Siapa pembunuh Deny?
2. Ungkapkan suatu misteri lain dari cerita ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar