Minggu, 03 Maret 2013

Grim Reaper : hell collapse




 Bab 1 : The beginning



   Di malam yang hening Santoz, seorang anak kecil, sedang berziarah ke makam ayahnya, Lanzio, setelah terdengar bunyi lonceng, desa santoz bergegas membawa lenteranya dan segera pulang. Di perjalanan ia melihat ada sesuatu yang jatuh dari langit. "Singgggg....braakkksss!!!", sebuah benda berbentuk sabit tertancap di tanah tepat di hadapannya. "Apa ini?" tanya nya, dan dia menyentuh dan mecabutnya ,tiba-tiba terdengar suara kepakan sayap. Ini pertama kalinya Santoz melihat mahluk seperti itu, mahluk dengan jubah malam berwarna hitam dengan sayap putih di pundaknya juga tangan yang hanya tulang. Santoz pernah mendengar tentang mahluk ini, ayahnya pernah bercerita tentang mahluk ini, namanya Grim reaper, mahluk terkejam yang sebenarnya adalah malaikat pencabut nyawa. Ayahnya juga pernah berkata, "jangan pernah menatap matanya karena ia memiliki mata yang penuh dengan kematian dan kekejaman", begitulah kata ayahnya. Mahluk itu pun mendarat didepannya, persis seperti kata ayahnya mahluk itu memang bersayap namun iya ingat ayahnya pernah bilang, "mahluk itu bersayap hitam". Tapi yang iya lihat, mahluk ini bersayap putih bukan hitam, "hei! bocah kembalikan sabit ku!!!" teriak Grim reaper pada santoz. "HAH!? kau bisa bicara tuan? ternyata benar yang ayah bilang kau memang benar-benar ada!!! baiklah apakah benda ini punyamu tuan?" santoz berbicara agak gugup namun tidak merasa takut. "apakah kau tidak takut denganku nak?" tanya Grim reaper. "ma'af tuan tidak ada yang kutakuti kecuali tuhan" santoz berkata sambil menggengam benda itu dengan kuat. "kalau begitu aku tuhan!!!" teriak grim reaper. "aku tidak percaya!!! apa kau tahu kau telah membuat tuhan murka!?" santoz membentak grim dengan lantang. "baiklah... ma'af tapi tolong, kembalikan sabit itu aku tidak punya banyak waktu". " baiklah tuan tapi sebelumnya, siapa nama anda tuan?". "aku adalah malaikat pencabut nyawa kau bisa memanggilku la parca atau Javier" kata Javier. "baiklah paman ini dia...". saat dia ingin memberikan sabit itu, tiba-tiba sabit itu bersinar, santoz pun menjatuhkan sabit itu sabit itu terus bersinar dengan terang dan... sabit itu sekarang ada dua. "ah... apa ini? apakah anak ini.... baiklah kalau begitu...." Javier berbicar dalam hatinya. " Hai nak siapa namamu?" tanya Javier. "Santoz, santoz de lanzio" kata santos. "ah, ini menjelaskan semua pertanyaan ku... lanzio..." Javier berbicara kecil. "baiklah nak, dimana keluarga mu?"tanya Javier. "Aku tidak punya keluarga, ayahku sudah meninggal 6 tahun yang lalu, sekarang aku tinggal di pinggiran jalan dan mendapatkan makanan dari panti sosial"."apakah kau mau pergi dengan ku nak... kau bisa tinggal denganku"tawar Javier. "Bagaimana aku bisa percaya dengan mu tuan?"tanya Santoz ragu."tenang nak kau bisa mempercayaiku walau aku malaikat pencabut nyawa aku tidak akan mencabut nyawa mu, aku hanya mencabut nyawa mereka yang bersalah, dan yang mengambil nyawa mereka yang tidak bersalah adalah pekerjaan el negro grim reaper". "baiklah paman, aku mempercayai mu".



   Dua puluh tahun pun berlalu, Santoz telah belajar menggunakan sabit yang iya beri nama svart, sabit itu sudah seperti bagian dari tubuhnya, dalam arti kata lain sudah menyatu dengan dirinya. Sabit itu sendiri santoz buat dari tanduk lucifer, santoz mendapatkan tanduk dari lucifer saat lucifer sedang tertidur, ia menggunakan tangannya untuk mematahkan tanduk lucifer dengan keras, dan itulah awal dari kemurkaan lucifer kepadanya. Tanduk lucifer tumbuh kembali namun lucifer sangat marah karena kejadian itu, ia merasa tidak dihormati sebagai raja neraka.

   Suatu hari santoz secara tidak sengaja mendengar percakapan antara lucifer dengan Satyr. Mereka membicarakan tentang pemusnahan bumi. setelah mendengar percakapan tersebut santoz langsung mengadu pada pamannya. "Paman!!! lucifer dan satyr ingin memusnahkan bumi!!!!". "Percuma santoz... percuma... kita tidak memiliki cukup kekuatan untuk mengalahkan samael...(samael = lucifer).". "Jadi apa yang harus kita lakukan?" tanya santoz. "Tidak ada... ini tidak bisa dicegah... sebentar lagi neraka dan surga akan berperang dan umat manusia akan punah... kita sebagai Grim reaper hanya bisa menyaksikan bila tidak ingin mati...". "jadi selama ini kita dipihak siapa?". "Tidak ada... pekerjaan kita hanya mencabut nyawa". "Kalau begitu tidak ada cara lain... aku akan melawan...!!!". "Itu terserah pada mu nak... paman tidak ikut... paman hanyalah seorang grim reaper... paman tidak punya banyak kekuatan lagi...". "Baiklah paman.... aku akan turun ke bumi!!! untuk memperingati mereka yang tidak tahu!!!".  Dan inilah awal dari keruntuhan neraka.




Bab 2 : Hell came up





   "Groaaarrrr!!!!!!!!!!!" suara teriakan Minotour. "Sial ternyata lucifer sudah memulai penyerangan!!!" santoz berbicara dalam hati. "Tembak!!!" teriak seorang polisi. "Mahluk apa itu!?" teriak polisi itu. "Ratatattatatatata" suara tembakan mp5 tactical yang menuju minotour. "Hei nak!!! ini bukan hallowen!!! lepas kostum mu dan cepat menyingkir jika tidak ingin mati!!!" teriak seorang polisi bernama abdul. "ahh.... paman biarkan aku membantu mu....". "Srinnggg..... crootsss" kepala mnotour langsung putus dan mati seketika. "Ini aneh... ini terlalu mudah.... dimana hydra dan cerberus?" santoz bingung dan merasa ada sesuatu yang ganjil. " Apa yang kau lakukan disini santoz??? apa kau cari mati??? jangan pikir kau bisa menyelamatkan bumi ini!!!! ogre serang dia!!!!" teriak lucifer. Pertarungan cukup sengit, 10 ogre melawan satu grim reaper, namun santoz dapat mengalahkan kesepuluh ogre itu dengan satu tebasan. "hmmm.....baiklah santoz, sepertinya kau cukup baik, bekerjasama lah dengan kami!!! atau mati!!!" ancam lucifer. "Aku tidak peduli!!!! akan kubunuh kau lucifer!!!!" santoz terbang dan menancapkan sabitnya ke perut lucifer. Namun lucifer tertawa, mencabut, dan menghancurkan sabit itu. "Apa-apan ini!?" santoz kaget. "Percuma mati kau!!!". santoz terluka karena tertusuk pedang iblis lucifer. Santoz tergeletak di aspal jalanan, tubuhnya ditarik oleh tangan-tangan neraka.


   Santoz terbangun di entah berantah, dia melihat ada Kronos di depannya, kronos dirantai, di depan kronos yang tidak beradaya ada sabit hitam besar. "hei kau!!! mahluk bodoh!!! cepat lepaskan aku!!!" perintah kronos. "Cih... dasar dewa tak berguna!!! aku akan menggunakan sabitmu untuk membunuh lucifer!!!" santoz mengambil sabit itu. "sial kau!!!!"teriak kronos. Santoz msih berada didalam neraka, iya terbang dan menghancurkan hell gate(gerbang neraka) sehingga jiwa-jiwa yang tidak berdosa yang dimasukan lucifer keneraka, keluar, sedangkan yang berdosa tidak keluar. Jiwa-jiwa tidak berdosa itu masuk kedalam tubuh santoz membuatnya semakin kuat. Lucifer sekarang dalam bahaya, tapi dia masih memiliki banyak monster disisinya. Akhirnya dia memerintahkan Cerberus dan Chimera yang dihidupkan kembali untuk membunuh santos.


   Kini Bumi penuh dengan monster-monster yunani. monster-mosnter itu adalah: Ogre, Cyclops, Centaurus, Troll, Hydra, dan Thypeous. "Sial!!! kini aku harus memburu monster-monster yang dibangkitkan samael!!!! sialll!!!" guman santoz.


   Dengan kekuatan yang sedikit karena baru sadar kembali dari neraka, dia akhirnya mengumpulkan tenaganya dengan membunuh jiwa-jiwa yang berdosa. Seekor surompruton (mahluk buas berbadan naga berkepala badak berbuntut ular piton dan bersayapelang) berada di depannya, namun santoz tahu bahwa itu bukan iblis, melainkan manusia yang bersekutu dengan iblis yang dirubah menjadi mahluk buas. Dengan sigap santoz menghilang dan muncul di atas Surompruton, melayangkan sabitnya lalu menjatuhkan ujung sabit itu kekepala surompruton dengan cepat dan kuat, lalu sabit itu membelah surompruton dari kepala sampai buntut sehingga surompruton terbelah dua. "Cih... hanya begitu saja kekuatan mu surompruton!!!" ejek santoz. "groaaarrr!!!!!" terdengar geraman keras dan munculah beratus-ratus surompruton dari belakang gedung pencakar langit. "Sial, cabuttt!!!!!!!!!!!" santoz terbang dengan cepat tanpa basa-basi.

 


BAB 3 : Hydra VS Javier (Santoz uncle)




   "Santoz apa yang kau pikirkan nak? kau tidak akan bisa mengalah kan mereka sendirian...kau akan mati nak..." Javier berbicara pada diri sendiri. Pada saat yang sama Santoz terbang menuju arah barat untuk  mengejar lucifer. "Sial.. dimana iblis gila itu???" Santoz berbicara dalam hati. Tiba-tiba segrombolan surompruton yang mengejar dia (di bab sebelumnya) datang menghadangnya dan... dibelakang sana..... ada.... HYDRA!!!!. Mahluk buas berkepala banyak yang bila putus akan tumbuh menjadi lebih banyak. "Groarr!!!!" Hydra mangaum yang berarti memerintahkan beratus-ratus surompruton menyerang santoz. "Oh tuhan!!!!! baiklah!!!! kalian minta, aku kasih!!!".


   Santoz meloncat kekepala hydra lalu menebas heler hydra, banyak darah berwarna hijau bercucuran namun, apa yang terjadi?, kepala monster mengerikan itu menumbuh menjadi banyak hingga tak terhitung ditambah lagi ratusan surompruton yang menyerang. Santoz terkepung, beratus surompruton sudah siap menyerang dan mengambil ancang-ancang. "Groarrr!!!" semua surompruton melompat kearah santoz, namun tiba-tiba! "Sling!!!! syush!!!duarrrr!!!!" muncul sinar dan kegelapan dari dua arah yang berbeda. Semua monster mati kecuali HYDRA. "Hah!? apa itu tadi???" santoz bingung. "Ahh!!!... itu!!!!.... paman JAVIER!!!!" teriak santoz bahagia serta bingung. "Santoz, cepat kau kejar samael! jangan biarkan dia makin mengacau dan mendapatkan pedang surga dan sabit neraka!!! hah!? apa itu ditangan mu!? itukan sabit neraka!!! bagaimana kau bisa mendapatkannya?!" javier kaget. "Aku mendapaknya dari neraka tingkat ke-666, sabit ini berada didepan kronos jadi, ku ambil saja karena sabit ku hancur dan aku merasa sabit ini memanggilku" jelas santoz. "Baiklah sepertinya kau akan mendapatkan banyak kejutan sekarang, kejar samael dan biarkan aku melawan si bodoh ini!!!!". "Baiklah paman!" santoz lekas terbang menuju barat, menuju kastil velns.


   "Jadi kurasa tinggal kita berdua yah.... mahluk bodoh!!! sebenarnya aku tidak ingin berperang dengankalian tapi aku tidak bisa diam jika kalian menyakiti keponakan ku!!!" ucap javier ke mahluk besar yang siap berperang. "Mari kita mulai mahluk bodoh" Javier menggenggam keras sabit hitam yang berubah menjadi putih. "Ini saatnya!!!!"Javier meloncat dan terbang ke arah kepala hydra, namun dengan kekuatan besar hydra mengibaskan buntutnya ke badan Javier. Javier pun terhempas. Dia terjatuh dan lenyap bagaikan abu. "Hahahah!!! terkena tipu dayaku mahluk bodoh?" ternyata javier berada diatas kepala hydra dan ternyata yang terjatuh itu hanya bayangannya saja. Javier bersiap menebas kepala hydra tapi yang ditebas bukanlah kepala namun badan hydra. namun sama dengan kepalanya badan hydra malah menjadi dua.


   Satu jam berlalu. Pertarungan sengit ini belum berakhir. "Daa.... kau hebat juga mahluk bodoh!!!". Kini hydra telah menjadi besar. Hydra sulit bergerak karena sudah terlalu besar, kakinya sudah terlalu besar dari pada badannya dan kepalanya terlalu banyak untuk di angkat lehernya. "Apakah kau sudah sadar? hey hydra!!! aku telah mengunci gerakan mu!!! satu gerakan pembantaian terakhir!!! JURANG NERAKA!!!!!!" Javier teriak dan menancapkan dengan keras sabit putihnya ke aspal. Tiba-tiba tanah bergetar!, aspal tebelah dua dan hydra yang tidak berdaya masuk kedalam celah besar neraka yang muncul kebumi. Celah itu pun tertutup setelah hydra terperosok kedalamnya. Javier duduk di aspal yang hitam, "Ahh...akhirnya selesai juga... sisanya tergantung padamu nak... aku akan istirahat keneraka untuk beberapa saat.



Bab 4 : The damned



   Lucifer (samael) sudah sampai di gerbang surga dengan para pengikutnya. "Kurasa kita kan memenangkan permainan ini tuan" cyclops girang. "Tentu saja! aku adalah penguasa alam semesta!!!" lucifer girang. Tiba-tiba muncul seseorang dengan cepat dari jauh itu... itu Santoz!!!. "TIDAK SEMUDAH ITU!!! KAU BIADAB!!!!!" santoz berteriak dan dengan cepat menebas kepala cyclops tanpa ampun, kepala cyclops pun putus. "Daa!!! masih hidup rupanya... HE!??!?! APA ITU?!?!?!? SIALLL!!!!" lucifer kaget saat melihat ada SABIT NERAKA ditangan santoz. "semuanya serang dia!!!! aku akan ke surga dan membantai para malaikat serta mengambil pedang surga!!! hadang DIA!!!" lucifer terbang ke gerbang dan menebas badan malaikat penjaga yang masih dilangit ke-7 dengan mudahnya. "Baiklah aku akan membunuh kalian semua!!!!!" santoz semangat.


   Sedangkan santoz bertarung, lucifer pergi ke surga untuk merebut pedang surga/putih/cahaya. "Hei penghuni surga!!!!" teriak samael dari gerbang surga ke satu. "Samael?! apa yang kau lakukan disini!? AKAN kubunuh kau!!!" penjaga surga mengayunkan pedangnya kearah muka samael. Namun dengan cepat samael menghancurkan pedang tersebut dengan menggunakan pedang iblis neraka yang ia dapat dari raja neraka sebelumnya yang ia bunuh, dan dia menebas kedua kaki malaikat itu lalu membelah badan malaikat penjaga itu menjadi dua. Darah bercucuran dimana-mana. "Kalian memang lemah.... kalian bahkan yang terlemah.... hahahahha!!!" samael tertawa sinis.


   "Sial!!! cepat kirim semua malaikat untuk membunuh samael!!!" perintah Gabriel, malaikat penjaga pedang surga. Dari belakang gabriel Michael muncul."Samael tidak akan berhenti sebelum mendapatkan pedang surga....sekarang biarkan aku membunuh bajingan itu!" michael menunjukan cambuk surganya. "Baiklah aku percaya padamu" kata Gabriel.


   Disurga tingkat 1 samael bertarung melawan malaikat-malaikat putih. "Cratss...crootss...." darah bercucuran dimana-mana, samael telah mengalahkan seluruh malaikat tingkat 1. sedangkan pedang surga ada di tingkat ke 7. "Hei lucifer!!! lama tidak berjumpa...." Uriel menyapa lucifer dengan waspada. Tiba-tiba! di belakangnya sudah ada lucifer, tanpa pikir panjang lucifer langsung menebas perut uriel. "Kalian lebih lemah setelah kutinggalkan" kata lucifer.


   "Sudah mati semua saudaraku.... tinggal gabriel dan michael" lucifer berdiri di atas mayat Raphael. "Kau sudah gila aku akan membunuhmu kali ini samael!!!!!!!!!!" michael terbang kearah lucifer. "Tahan saudaraku ini semua sudah sesuai rencana!" kata lucifer. "Bagaimana ini bisa terjadi harusnya kita bisa melakukan ini secara rahasia!!! apa kau tahu gabriel sekarang memiliki kekuatan pedang itu... padahal sebentar lagi aku akan bisa menguasai pedang itu... hah... baiklah ayo kita bunuh gabriel... ayo samael kita rebut semua yang harus kita miliki!!!" ujar michael. "Dengan senang hati" samael tersenyum. Ternyata gabriel mendengar percakapn mereka dari tadi. "Michael apa yang kau lakukan!? aku akan membunuh kalian berdua!!!!" gabriel marah sambil memegan pedang berwarna putih dan emas yang berkilau bagaikan cahaya surga tingkat tinggi. Namun karena gabriel masih belum menguasainya, lucifer dan michael berhasil mengalahkannya dengan mudah.


   Sedangkan di bumi..... "Heeiii!!! jangan kabur kau biadab!!! jangan kabur!!!" teriak santoz. "SUING... CROOTTSSS" tebasan santoz berhasil membunuh monster terakhir, yaitu satyr. Dari surga turun 2 malaikat yang ternyata adalah lucifer dan michael. "Nak giliranmu untuk mati... walau kau punya sbit neraka, kau tidak akan bisa mengalahkan pedang surga!!! ahahaha" michael tertawa sadis. Dan merekapun memulai pertarungan antara 2 malaikat setan dan 1 Grim reaper.



BAB 5 : Double Team Death Match (DTDM) .FINAL.





   Peperangan pun dimulai, antara pihak gabungan surga dan neraka melawan seorang grim reaper yang tidak memihak keduanya. "michael, ayo kita musnahkan semut kecil itu!!!" kata samael. Mereka menyerang dari dua arah. michael malayangkan serangan dengan cambuk surga, namun dengan mudah santoz menangkisnya dengan sabit neraka. Namun itu hanya umpan, sabit santoz pun tertahan oleh cambuk surga dan dari belakang samael bersiap menebas kepala santoz dan......... santoz kepalanya terpenggal, namun, itu hanya bayangan nya, santoz yang asli sebenarnya ada di belakang samael. "Hei bodoh, sekarang siapa yang menjadi semut kecil?" santoz berbisik ke michael. "Rasakan ini dasar penghianat surga!!!!" sabit santoz menancap di punggung michael. Namun apa yang terjadi? michael malah tertawa "hahaha, dasar anak bodoh!!! samael serang cepat dia selagi sabitnya menancap dipunggun ku!" perintah michael. Samael menghantam muka santoz dengan tinjunya, "BUG!" suara hantaman yang mendarat di pipi santoz. Santoz melayang hingga ke bumi dan menabrak gedung-gedung pencakar langit.


   Santoz tergeletak tak berdaya, dia melihat kearah sampingnya, dia melihat lelaki yang sedang ketakutan, lelaki itu ingin menolong santoz, namun kepala lelaki itu sudah terlebih dahulu (badannya) ditebas oleh mahluk neraka. Santoz ingin membantu lelaki yang sekarat itu namun apa daya ia tergeletak tak berdaya. Michael dan Samael berada diatas santoz. "Hei mahluk lemah!!! ini sabitmu yang tidak berguna" michael melempar sabit itu kesamping santoz. Lantas, santos memegang sabit itu dan menyerap kekuatannya. "Mchael jangan ceroboh!!! lihat apa yang baru kau lakukan! dia akan membunuh kita!!!" samael kahwatir. "Tenang saja dia hanya sendiri tidak akan ada yang membantunya" kata michael sombong. Dalam keterpurukan, santoz pun pasrah. "Kalau aku akan mati sekarang..... baiklah... tapi tuhan, jangan biarkan mereka menang.......".


   Dari kejauhan muncul cahaya cepat.... itu, itu adalah Javier!!! pamannya santoz, entah bagaiman ceritanya, dia bisa terbang secepat itu walaupun beru malawan hydra beberapa jam yang lalu. "Jauhi anak angkat ku!!!!!!!!!" javier terbang kearah michael dan menebaskan sabit putihnya yang ia dapat dari tanah bekas hydra terkubur. "Ayo nak! bangun! kita harus melawan bajingan-bajingan ini!!!! ini bukan akhir untuk mu!!! bangunlah!!!" Javier berteriak kearah santoz. Dengan kekuatan yang berhasil santoz dapat dari sabitnya, santoz pun berdiri dengan gagah dan terbang disamping pamannya. "Paman terimakasih telah datang... sekarang aku akan memusnahkan mereka berdua!" santoz semangat. "Santoz, jangan gegabah, mereka adalah malaikat dan kita hanya grim reaper. Akan lebih baik bila kita menyerang dengan cara bersamaan" kata javier. "Baiklah paman, Ayo kita serang dua bajingan ini!!!".


   Mereka berdua menyerang secara bersamaan michael kewalahan saat melawan javier, sedangkan pertarungan sengit sedang terjadi antara Santoz dengan Samael. Sabit santoz menangkis pedang surga milik samael dengan cepat. javier memanggil arwah-arwah terkutuk untuk mengikat michael, tapi michael bisa lolos. "Baiklah michael, akan lebih baik bila kau menyerah!!! dan matilah dengan cepat!" kata javier sambil melayangkan sabitnya terus menerus. "Cihhh... aku tidak akan menyerah secepat itu!!!" kata michael sambil terus menangkis serangan javier.
"Kau terlalu sombong!!! coba lihat kebelakangmu!!!" kata javier. "Sringgg..... crootss..." badan michael tertancap sabit hitam milik javier yang dari tadi terbang dibelakang michael. Michael pun mati seketika, jantungnya yang terkutuk sudah tidak berdetak lagi, dia telah mati.


   "Paman!!! bisakah kau bantu aku dibawah sini??? aku butuh bantuan mu!!!!" kata santoz. "Baiklah!!!" javier datang kearea pertarungan santoz dengan samael. Santoz dan Javier menyerang terus menerus. Makin lama serangan mereka mulai meruntuhkan stamina samael. "Sekarang!!! serang jantungnya!!!" perintah javier. Santoz pun melayangkan sabitnya ke dada samael dan membuat samael terjatuh kearah tanah. "Lubang neraka!!! tarik dia" teriak javier. Tiba-tiba tanah bergetar, muncul lubang di tanah, samael yang terlempar, masuk ke dalam lubang tersebut. Samael sekarang berada di neraka dan  terkurung menderita unutk selama-lamanya. "Paman terimakasih atas bantuanmu selama ini..." Santoz berterimakasih kepada pamannya. "Kau tidak perlu berterimakasih... itu karena ayahmulah yang telah membantuku selama menjadi grim reaper dulu. Ia adlah panutanku dan aku membalas budinya dengan selalu menjagamu walau harus mengorbankan nyawaku" kata javier. Dan akhirnya Santozpun menjadi raja dari raja Grim reaper. Dia menyegel neraka yang runtuh dan membuat neraka yang baru. Manusia hidup normal kembali, namun kejahatan dan kekejian tidak akan pernah musnah dari muka bumi ini termasuk juga surga dan neraka.





TAMAT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar